15 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memulai Bisnis di Tahun 2021


"Belajarlah dari kesalahan orang lain, Anda tidak bisa hidup cukup lama untuk melakukan semuanya."

Quote terkenal dari Eleanor Roosevelt di atas terasa semakin akurat jika diukur di kehidupan sekarang. Memulai bisnis itu menantang, dan membuat kesalahan bahkan sebelum memulai dapat meruntuhkan seluruh usaha kamu. Cara terbaik untuk memastikan kesuksesan bisnis barumu adalah merencanakan setiap langkah dengan hati-hati untuk mencegah jatuh ke dalam perangkap yang jelas.

Berikut adalah daftar kesalahan yang harus kamu hindari dengan cara apa pun saat bertualang ke bisnis baru.


1. Tidak memiliki rencana bisnis

Kesalahan fatal yang bisa dilakukan seseorang ketika memulai bisnis adalah memulai tanpa perencanaan yang matang. Meskipun rencana kamu tidak diatur ke detailnya, tetapkan aturan dasar dalam rencana, termasuk biaya operasi, siklus produksi, strategi penjualan, dan manajemen keuangan. Tanpa dasar-dasar ini, kamu pasti akan gagal dalam beberapa bulan setelah memulai bisnis.


2. Mengabaikan riset pasar

Mengabaikan riset pasar sebelum meluncurkan bisnis seperti menyelam ke dalam danau tanpa mengetahui kedalamannya. Kamu mungkin tidak pernah tahu apakah kamu akan bertahan di masa-masa jatuh. Karena itu selalu lakukan riset pasar yang harus mencakup:

Mengenali target audiens: Memahami siapa target audiens bisnis kamu sangat penting untuk keberhasilan bisnis, karena semua strategi pemasaran kamu akan direncanakan di sekitarnya.

Minat audiens: Mengetahui target audiens tidak cukup dalam menjalankan bisnis. Kamu perlu tahu apa yang diinginkan target audiens itu sendiri dalam produk kamu dan bagaimana produk itu terdeliver ke mereka untuk membuat bisnismu sukses. Oleh karena itu, riset pasar harus selalu menyertakan pemahaman tentang minat target audiens.

Riset kompetitor: Memahami apa yang dilakukan paea pesaing / kompetitor sangat penting untuk setiap bisnis. Ini akan membantu kamu mengidentifikasi apa yang berhasil dengan audiens target dan apa yang tidak, sehingga kamu dapat menyesuaikan strategi bisnis yg pas.

3. Memulai tanpa dana yang cukup

Keuangan adalah sumber kehidupan bisnis apa pun; tanpa itu, bisnis kamu tidak dapat bertahan lama. Pada tahap awal bisnis, kamu akan membutuhkan banyak modal untuk menutupi investasi yang signifikan dan pengeluaran lainnya. Selain itu, ROI (Pengembalian Investasi) akan lambat, jadi kamu harus memiliki cadangan yang cukup untuk menjaga bisnis tetap bertahan sampai kamu mulai mendapatkan aliran uang yang stabil ke dalam bisnis. Oleh karena itu sangat penting untuk memiliki keuangan yang sehat dan perencanaan keuangan yang efisien.

4. Mencoba melakukan semuanya sendiri

Banyak pengusaha memiliki anggapan yang salah bahwa mereka perlu melakukan segalanya sendiri untuk melakukannya dengan benar. Sebaliknya, memiliki konselor dan mitra yang dapat diandalkan membuat segalanya jauh lebih mudah diatur. Jangan menghindar dari mendelegasikan tanggung jawabmu dan menghire bantuan ketika kamu berada dalam situasi yang sulit. Ini akan membebaskan waktu dan pikiran untuk fokus pada aspek yang lebih penting dari bisnis, seperti pertumbuhan dan penskalaan.

5. Membiarkan rasa takut gagal memimpin keputusan

Sebagian besar pemilik bisnis takut gagal lebih dari apa pun dan menghindar dari membuat keputusan berisiko karena takut gagal. Namun, beberapa dari risiko ini bisa jadi batu loncatan kesuksesan kamu, dan menyerah berarti kehilangan kesempatan seumur hidup. Karena itu, singkirkan rasa takut untuk gagal dan ambil langkah-langkah berisiko itu, dan merekalah yang akan membedakan kamu dari kompetitor lain.

6. Membuat kesalahan perekrutan

Karyawan dan mitra akan menjadi fondasi bisnis. Oleh karena itu, segala ketergesaan dapat meninggalkan retakan pada fondasi bisnis kamu. Selalu cari karyawan yang berdedikasi untuk pertumbuhan bisnis mereka dan memiliki semangat untuk mengembangkan diri. Daripada menambah jumlah karyawan, fokuslah untuk menemukan orang-orang terampil yang ingin sukses dalam bisnis kamu.

7. Tidak menggunakan teknologi modern

Di dunia digital, teknologi dapat membuat hidup dan bisnis kamu jauh lebih lancar dan mudah dikelola. Namun, beberapa pemilik bisnis masih mengandalkan metode kuno. Masalah dengan beberapa teknik jadul adalah mereka memakan waktu dan seringkali membutuhkan banyak tenaga kerja manual. Di sisi lain, perangkat lunak dan alat otomatisasi dapat mengurangi pekerjaan manual dan secara signifikan meningkatkan akurasi dan ketepatan kinerja.

8. Tidak memperhatikan pemasaran offline dan online

Jika keuangan adalah sumber kehidupan, maka pemasaran adalah tulang punggung bisnis kamu. Tanpa strategi pemasaran yang efektif, bisnis kamu tidak dapat bertahan lama di dunia yang kompetitif ini. Dan kamu membutuhkan strategi pemasaran yang merupakan kombinasi pemasaran online dan offline untuk berhasil.

Banyak usaha kecil biasanya mengandalkan metode pemasaran tradisional. Namun, timbulnya pandemi global telah memaksa semua orang untuk beralih ke digital terlepas dari ukuran mereka. Kamu juga harus memilih pemasaran digital sebanyak mungkin karena lebih efektif dan lebih murah daripada pemasaran tradisional.

"Lupakan pesaing Anda, fokus pada pelanggan Anda." – Jack Ma

9. Tidak memahami tuntutan bisnis

Semua orang suka berbagi kisah sukses, dan tidak ada yang berbagi perjuangan. Apapun yang kamu tonton atau baca akhir-akhir ini, baik di media sosial, situs web, blog, surat kabar, atau media lainnya, kamu dapat melihat para pebisnis hanya berbagi seberapa bagus mereka dan seberapa baik semuanya berjalan.

Namun, pada kenyataannya, banyak bisnis harus berjuang mati-matian untuk tetap bertahan. Jadi, jangan terjun ke usaha yang percaya bahwa itu akan mudah. Kamu mungkin harus meluangkan waktu ekstra, sumber daya, dan upaya untuk menjaga semuanya berjalan sampai semuanya stabil.

10. Meremehkan produk atau layanan

Banyak pengusaha memulai dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan pada tahap awal bisnis. Namun, taktik ini dapat menjadi kejatuhan dalam jangka panjang karena kamu tidak dapat menaikkan harga secara tiba-tiba begitu kamu mendapatkan tempat di pasar.

Oleh karena itu, selalu hargai produk atau layanan kamu pada tingkat optimal yang membenarkan nilainya.

11. Tidak ada proses pembukuan

Banyak bisnis gagal dalam dua tahun pertama karena pengelolaan keuangan yang tidak tepat. Dan alasan utama untuk itu adalah kurangnya metode pembukuan yang tepat. Sistem pembukuan definitif memungkinkan kamu untuk melacak keuangan secara efisien dan menjaga arus kas kamu. Kamu dapat menyewa seorang pemegang buku atau menggunakan perangkat lunak akuntansi dan pemesanan untuk bisnis.

12. Membuat pengeluaran yang tidak perlu

Ketika kamu memulai bisnis, banyak ide akan datang ke meja kamu, dan banyak dari mereka akan sangat menguntungkan. Namun, tahan diri kamu untuk tidak menyelami semuanya, dan jangan lakukan pengeluaran kecuali yang penting. Kamu bisa fokus pada sesuatu misalnya yang tanpanya, bisnis tidak akan berjalan.

13. Jangan ragu untuk membuat kontrak

Kamu bisa memulai bisnis dengan teman atau anggota keluarga atau memiliki hubungan baik dengan klien awal. Namun, jangan biarkan ikatan pribadi menghentikan kamu untuk membuat kesepakatan bisnis secara tertulis. Suatu hal yang bijaksana secara hukum dan profesional untuk membuat hubungan personal dan hubungan bisnis menjadi terpisah.

14. Daftarkan bisnis kamu

Banyak pengusaha memulai proses bisnis tanpa mendaftarkan bisnis mereka secara legal. Ini menyebabkan masalah di kemudian hari, karena beberapa kontrak kamu tidak mengikat secara hukum sampai kamu terdaftar di bawah undang-undang negara.

15. Berkembang terlalu cepat

Setelah keuntungan kamu mencapai titik impas, kamu bisa mulai mencari proses pertumbuhan dan ekspansi. Namun, menyelam ke dalam ekspansi dapat menyebabkan lebih banyak masalah daripada yang kamu bayangkan jika kamu tidak siap untuk itu. Ekspansi membutuhkan banyak investasi modal dan tabungan, dan mungkin tidak bisa tercover. Oleh karena itu, biarkan bisnis berkembang dengan baik sebelum melanjutkan ke rencana ekspansi.

Kesimpulan


Memulai bisnis memang menakutkan dan menantang, tetapi bukan tidak mungkin. Kamu hanya perlu orang yang tepat dan rencana yang solid untuk ditindaklanjuti. Kamu mungkin harus mengambil langkah mundur sesekali; Namun, itu tidak berarti kamu gagal. Kesalahan terjadi pada semua orang. Ini cuma mundur untuk mengambil taktik, dan kamu perlu menemukan jalan keluar dari masalah dan terus berjalan. Pada akhirnya, menyerah adalah satu-satunya cara pasti untuk gagal.

Beritahu kami melalui kolom komentar. Kamu bisa komentar dengan Facebook, akun google, Disqus, atau sebagai anonim. Syukran. [addictedtosuccess/sean-davis/MuslimGen]

No comments:

Powered by Blogger.